<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cahaya Bintang</title>
	<atom:link href="http://cahayabintang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cahayabintang.wordpress.com</link>
	<description>Jika setiap hati adalah cahaya, maka sinarilah setiap tempat dengan hatimu...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 08:21:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='cahayabintang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cahaya Bintang</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://cahayabintang.wordpress.com/osd.xml" title="Cahaya Bintang" />
	<atom:link rel='hub' href='http://cahayabintang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tamparan</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/10/25/tamparan/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/10/25/tamparan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 06:40:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gautama]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=561</guid>
		<description><![CDATA[Saya sedang patah hati, sumpah. *** Sabtu kemaren saat mengambil raport midsemester, adik ada banyak pesan sponsor dari walikelasnya. Ada banyak PR yang harus saya selesaikan terutama tentang adik. Baca tulisnya yang masih harus lebih ditingkatkan mungkin lebih tepatnya digenjot lagi, tentang sikapnya yng tidak fokus baik terhadap tugas maupun dalam barang-barang milik pribadinya, juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=561&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sedang patah hati, sumpah.</p>
<p>***</p>
<p><span id="more-561"></span>Sabtu kemaren saat mengambil raport midsemester, adik ada banyak pesan sponsor dari walikelasnya. Ada banyak PR yang harus saya selesaikan terutama tentang adik. Baca tulisnya yang masih harus lebih ditingkatkan mungkin lebih tepatnya digenjot lagi, tentang sikapnya yng tidak fokus baik terhadap tugas maupun dalam barang-barang milik pribadinya, juga tentang perilakunya yang mem-bully adik kelas Tknya. Bullying-nya sudah taraf membahayakan. Sehingga sesi penerimaan raport itu harus kulalui hampir tigaperempat jam.</p>
<p>Hmmmhh… itu belum cukup, ada satu hal lagi yang membuat saya merasa patah hati, runtuh begitu saja.</p>
<p>Sang Ustadzah bercerita, suatu hari ada pelajaran dengan tema keluarga dimana disana ditayangkan cerita tentang sebuah keluarga dan mengharukan, detil ceritanya saya kurang paham, namun cerita itu dengan backsound lagu Hadad Alwi feat Farhan berjudul Ibu, mampu membuat anak-anak menangis. Tiba-tiba si adik dengan polosnya berkata kepada Ustadzah, ‘Ust, aku kalo jatuh ndak pernah digituin sama bundaku’ Artinya tak pernah ditolong dan diberi obat seperti adegan film yang dilihatnya.</p>
<p>Mendengar detil cerita itu saya menangis. Didepan dua Guru itu.</p>
<p>Membayangkan bibirnya mengurai kata itu didepan gurunya dengan suasana melankolis itu saja sudah membuat saya tiba-tiba sedih yang saya tak mampu membahasakannya.</p>
<p>Dalam perjalanan ke parkir hati saya masih sakit, sakit karena sedihhh, sakit karena merasa momen yg dibicarakannya tak pernah terjadi sejauh dalam ingatan saya. Sejenak saya merasa didolimi, oleh anakku sendiri! Ada perasaan tidak terima ketika sampai detik itu saya merasa momen dia jatuh dan saya tak menghiraukannya itu pernah terjadi, ingatanku benar2 blank!</p>
<p>Yang kemudian tumpah ruah adalah ingatan tentang setangkai bunga itu, momen terbaik itu, pelukan kami, ciumannya yang bertubi, harus lengkap urutannya, kemanjaannya padaku?</p>
<p>Saya merasa dialah orang yang paling menyayangiku, merasa sayalah orang yg paling berarti buatnya, orang yang dibenaknya selalu dirindukannya, orang yang selalu mendapat tempat terbaik dihatinya. Aku menangis, sakit, marah tidak terima, dan tak tahu kepada siapa semua perasaan itu kutujukan.</p>
<p>Dua hari saya merasa hidup dalam  dunia kutukan. Saya merasa tak berdaya, ingin memulai dialog dengannya tapi saya belum sanggup. Saya hanya bisa menangis dalam pelukan lelakiku. ‘Aku percaya kamu tidak seperti itu’ katanya yang justru membuat hatiku terbelah retak dan jatuh dalam kesedihan absolut. Kalau memang dia percaya aku tidak seperti itu, kenapa mulut mungil tanpa dosa itu sanggup mengungkapkannya? Kepadaku? seseorang yang aku merasa paling mencintainya didunia ini?</p>
<p>Sungguh aku merasa runtuh, ya saya! Runtuh tak berdaya dan hanya bisa menangis!</p>
<p>Dua hari yang berat, saya jadi lebih sering menatap wajahnya yang polos, ‘bunda kenapa, bunda abis nangis ya? Bunda nangis karena apa?’ pertanyaan polos, sepolos wajahnya…</p>
<p>Senin pagi, ketika saya merasa sedikit segar, saya menyuapinya, dan seperti muntahan yang bikin mual pertanyaan itu meluncur saja dari bibir saya. ‘Nak, memangnya bunda pernah ya, nggak menghiraukan adik saat adik jatuh?’ tanyaku. Dia masih dengan asyik main mobil-mobilannya sambil mengunyah sarapan menjawab, ‘Pernah!’ spontan dan lugas jawabannya, saya tau itu murni dari hatinya.</p>
<p>Robek hati saya…</p>
<p>Kutahan tangis, kugigit bibir menahan segala gejolak dihati saya, dan tiba-tiba saya ingin menuntaskannya, biar sekalian hancur kalau memang harus hancur, saya siap!</p>
<p>‘emang kapan itu nak? Adik ingat?’ kupeluk dia. Dia diam seolah tengah berpikir…mengingat-ingat tepatnya. Dia masih diam sambil terus bermain dan mengunyah sarapannya. Harus kutuntaskan tanya ini, agar hati saya tidak semakin berat.</p>
<p>‘Pas adik jatuh itu, emang bunda ada?’ tanyaku dengan degup yang entah…</p>
<p>‘ndak ada!’, jawabnya lagi-lagi dengan spontan.</p>
<p>‘emang bunda lagi dimana?’ tanyaku mengejar.</p>
<p>‘lagi kerja, seringnya kalau aku jatuh bunda pas kerja’ katanya tanpa beban pikiran, dan saya yakin yang dibicarakannya tulus dari hatinya.</p>
<p>Jawaban itu bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi saya lega bahwa kalimat yang pernah terlontar ke Ustadzahnya bukan karena ketidakpedulian saya kepadanya, bukan bukti saya tak memperhatikannya, tapi karena kendala keadaan yang masih memaksa saya bekerja. Saya masih mempercayainya bahwa kalimat setiap sore, ‘aku sayang bunda’ dan pelukan hangatnya bukan kalimat basa-basi. Walaupun disisi lain masih menyisakan perih meskipun tak seberat yang saya rasakan dua hari kebelakang.</p>
<p>Tamparan untuk saya, selama ini saya merasa mereka mengerti bahwa saya ‘masih harus’ kerja di luar rumah. Kepada sang kakak yang lebih tua saya merasa dia bisa memaklumi, bisa memanage dirinya tanpa hadir saya di jam-jam kantor krn dia juga pulang hampir bersamaan dengan jadwal saya pulang, sementara si adik memang masih setengah hari, setengah hari dia di rumah bersama Mbak, asisten saya di rumah.</p>
<p>Sungguh saya belajar, belajar banyak hal dari kejadian menyakitkan ini, saya berjanji akan lebih menguatkan mentalnya untuk lebih teguh, saya berjanji akan lebih banyak memberi porsi cinta untuknya. Dan dua hari dari kemaren saya selalu mengucap rapal mantra kepadanya. Setiap dia salim untuk berangkat sekolah saya berjongkok mensejajarkan wajahnya dengan wajahku dan berkata, ‘bunda percaya adik akan menjadi anak yang terbaik, bunda percaya nak!’ kutatap matanya dengan penuh kesungguhan lalu saya memeluknya dan dia membalas pelukan ini dengan dekapan yang kuat, lalu hati saya akan bergema….’laahaula wala quwwata illa billah’</p>
<p>Pagi hari 25.10.11</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/561/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=561&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/10/25/tamparan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rindu Abadi</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/09/16/rindu-abadi/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/09/16/rindu-abadi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 02:29:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[bekal akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[coretanku]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Baytullah]]></category>
		<category><![CDATA[puisiku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=559</guid>
		<description><![CDATA[Bila engkau merindukan Baytullah Maka Ka’bah ada di depan matamu Maka engkau tengah menyempurnakan putaran thawaf Maka engkau tengah memperjalankan Sa’i Maka engkau tengah melebur dalam dzikir di luasnya Padang Arafah Maka engkau tengah membuang nafsu pada Lemparan Jumroh Maka engkau tengah menyempurnakannya dengan tahallul &#160; Bila engkau merindukan Baytullah Maka engkau tengha khusyu’ dikedalaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=559&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bila engkau merindukan Baytullah</p>
<p>Maka Ka’bah ada di depan matamu</p>
<p>Maka engkau tengah menyempurnakan putaran thawaf</p>
<p>Maka engkau tengah memperjalankan Sa’i</p>
<p>Maka engkau tengah melebur dalam dzikir di luasnya Padang Arafah</p>
<p>Maka engkau tengah membuang nafsu pada Lemparan Jumroh</p>
<p>Maka engkau tengah menyempurnakannya dengan tahallul</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bila engkau merindukan Baytullah</p>
<p>Maka engkau tengha khusyu’ dikedalaman do’a tempat mustajabah, engkau tengah memeluk Hijr Ismail, engkau tengah tenggelam dalam pengampunan dosa di Babut Taubah, engkau tengah membuka pintu langit di Multazam, engkau tengah ekstase dengan wanginya Hajar Aswat, engkau tengah menikmati kesegaran Zam-zam, engkau tengah khusyu dalam kemagisan di Masjid Ijabah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bila engkau merindukan kekasih sejati,</p>
<p>maka engkau tengah tersungkur di Raudhah, melepas rindu pada Sang Lelaki Pilihan, Muhammad Rasulullah, Salam mu’alaika Yaa Rasulullah, Salamu’alaika Yaa Habiballah….</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bila engkau merindukan Baytullah</p>
<p>Maka semesta akan membuka langit dan penuhilah panggilanNya ..</p>
<p>Labbaik Allahumma Labbaik…</p>
<p>Labbaikalaa Syarikalaka labbaik</p>
<p>Innal hamda wani’mata lakawalmulk laa syarikala</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akhir Ramadhan 1432 H</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/559/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=559&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/09/16/rindu-abadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al Hikam :29</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/556/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/556/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 08:16:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[bekal akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[mengaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya Al Hikam :29 akan menjadi postingan terakhir bulan Ramadhan 1432 H, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah dan khilaf dalam penyampaian. Insyaallah bila ada umur yang panjang akan saya lanjutkan setelah Lebaran, Selamat berburu hari-hari akhir Ramadhan semoga Allah berkenan memberikan berkah di malam Lailatul Qadar. selamat menyambut Idul Fitri mohon maaaf [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=556&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Sepertinya Al Hikam :29 akan menjadi postingan terakhir bulan Ramadhan 1432 H, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah dan khilaf dalam penyampaian. Insyaallah bila ada umur yang panjang akan saya lanjutkan setelah Lebaran,</p>
<p align="center">Selamat berburu hari-hari akhir Ramadhan semoga Allah berkenan memberikan berkah di malam Lailatul Qadar.</p>
<p align="center">selamat menyambut Idul Fitri mohon maaaf lahir batin, semoga Allah berkenan menerima segala amal kita,</p>
<p align="center">Illahi anta maqsudi waridhoka mathlubi</p>
<p align="center"><em>Betapa jauh bedanya antara orang yang berdalil bahwa adanya Allah menunjukkan adanya alam, dan orang yang berdalil bahwa adanya alam menunjukkan adanya Allah. Orang yang berdalil dengan adanya Allah mengerti kebenaran adalah bagi Pemiliknya, sehingga ia menetapkan segala perkara dengan merujuk kepada asalnya. Sedangkan berdalil untuk adanya Allah adalah karena tidak sampai kepadaNya. Betapa tidak! Bilakah Allah itu ghaib sehingga diperlukan bukti-bukti untuk mengetahui adanya Allah? Dan bilakah Dia itu jauh sehingga benda-benda alamlah yang mengantar kepadaNya?</em></p>
<p align="center"><em>Al Hikam : 29</em></p>
<p> <span id="more-556"></span></p>
<p>Yang sering terjadi adalah kita mencari petunjukNya dengan mencoba mencari bukti-bukti keberdaan Allah. Adalah kemustahilan kita akan sampai kepadaNya dengan cara-cara seprti itu. Bila sejak awal tak ada keimanan yang teguh dalam hati kita. Amat sangat beda dengan mereka yang telah merasakan kehadiranNya dalam dirinya sehingga akan dengan kesadaran tinggi melebur dalam cintaNya.</p>
<p>Cara-cara menuju kepadaNya dengan mencari bukti-bukti keberadaaNya memang bisa dijalankan tetapi amat sedikit yang akan menemukan jalan kepadaNya, karena rasio pikirannya yang akan selalu melawan kebenaran yang akan hadir. Rasio akan selalu menyanggah cahaya keimanan  yang akan masuk.</p>
<p>Dan masihkan kita mencari  bukti kebenaran akan diriNya bila sebenarnya cahaya itu sudah built in dalam diri kita, tidakkah kita merasakannya? Saya teringat kata-kata seorang Anand Krishna ‘ Carilah Hewan dalam dirimu, maka engkau akan menemukan Tuhan’</p>
<p>Ah sudahlah…tiba-tiba saya menjadi pusing….:)</p>
<p>Wallahu’alam</p>
<p>26 Ramadhan 1432 H/ 26 Agustus 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/556/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=556&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/556/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji Al Hikam : 28</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-28/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-28/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 08:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[bekal akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[mengaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=554</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang tersimpan dalam kegaiban hati, pada dunia nyata akan termanifestasi Al Hikam : 28   Bila setiap hati adalah cahaya maka sinarilah setiap tempat dengan hatimu. Bila hati sudah menyatu dengan cintaNya, pastilah akan memberi output yang baik pula. Seperti lebah yang senantiasa menghirup sari putik bunga, menghisap inti sari bunga, maka ia pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=554&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Apa yang tersimpan dalam kegaiban hati, pada dunia nyata akan termanifestasi</em></p>
<p align="center"><em>Al Hikam : 28</em></p>
<p> <span id="more-554"></span></p>
<p>Bila setiap hati adalah cahaya maka sinarilah setiap tempat dengan hatimu. Bila hati sudah menyatu dengan cintaNya, pastilah akan memberi output yang baik pula. Seperti lebah yang senantiasa menghirup sari putik bunga, menghisap inti sari bunga, maka ia pun akan mengeluarkan sesuatu yang bermanfaat.</p>
<p>Itu bukan sesuatu yang bisa direkayasa, seringnya yang terjadi di kehidupan adalah membaik-baikkan diri, jaim  jaga image, padahal yang dihatinya adalah kebusukan. Pastilah Allah akan menunjukkannya. Sebaik-baik menyimpan bangkai toh akan terendus juga. Atau lebih halusnya lagi, berusaha merendah-rendahkan dirinya, membodoh-bodohkan dirinya padahal dengan maksud untuk meninggikan mutunya. Contoh, “ Astaghfirullah, saya tadi malem kok bisa sampai kelewatan sholat tahajud, bebal betul saya ini!” dihadapan sebuah majlis ia mengatakan hal itu, bisajadi ia hanya ingin menunjukkan bahwa setiap hari ia selalu melakukan sholat tahajud. Naudzubillah… amalan yang seperti itu hanya akan memberikan pepesan kosong. Minimal tak akan memberi cahay di hati kita, karena tujuannya hanya kemuliaan dimata manusia, bukan dimata Allah! Merendahkan diri untuk meninggikan mutu, hmmhhh sepertinya malah lebih menjjjjikkan ya?</p>
<p>Mari kita berusaha untuk selalu memberi makan jiwa kita hal-hal yang manis yang memperkaya jiwa kita dengan kebaikan, maka insyaallah apapun yang keluar dari diri kita adalah kebaikan pula. Bukankah itu sebuah berkah yang tak ternilai?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wallahua’lam</p>
<p>Happy Jum’at, 26 Ramadhan 1432 H/ 26 Agustus 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/554/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=554&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-28/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji Al Hikam : 26-27</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-26-27/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-26-27/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 08:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[mengaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=551</guid>
		<description><![CDATA[Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan Al Hikam : 26 Siapa cemerlang pada permulaaan, cemerlang pula pada kesudahan Al Hikam : 27   Hmmm.. ayat ini cukup menohok saya. Bahwa sebenarnya sebuah keberhasilan sudah bisa dilihat tanda-tandanya sejak awal mula berjuang. Bahkan sejak niat dipancangkan. Amal itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=551&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan</em></p>
<p align="center"><em>Al Hikam : 26</em></p>
<p align="center"><em>Siapa cemerlang pada permulaaan, cemerlang pula pada kesudahan</em></p>
<p align="center"><em>Al Hikam : 27</em></p>
<p> <span id="more-551"></span></p>
<p>Hmmm.. ayat ini cukup menohok saya. Bahwa sebenarnya sebuah keberhasilan sudah bisa dilihat tanda-tandanya sejak awal mula berjuang. Bahkan sejak niat dipancangkan. Amal itu tergantung niat. Niat yang akan menentukan kemana langkah ini akan bermuara.</p>
<p>Contohnya, Si A beramal dibulan Ramadhan, ikhlas, dan dari uang halal hasil ketrja saya bertahun-tahun, karena Allah, dan…yahhhh siapa tahu kelak berguna untuk karir jabatannya. Kemudian si B sama-sama beramal dengan amalan yang hanya untuk Allah saja tanpa embel-embelnya. Sama-sama beramal tapi betapa terasa jauh perbedaannya. Mak berhati-hatilah dengan niat karena akan menentukan kadar kecintaan kita dihadapan Allah. Akan menentukan baik buruknya kita.</p>
<p>Dan jalan satu-satunya untuk menjadi kunci suatu keberhasilan adalah denganmenjadikan serah diri kita kepada Allah. Itu menjadi modal utama.  Usaha akan menempati urutan kesekian setelah  niat dan berserah diri atas iradahNya. Jangan terbalik. Kita berusaha mati-matian dulu dan ketika usaha itu menunjukkan hasil kurang baik, kita baru berserah diri kepada Allah! Itu kesalahan fatal!</p>
<p>Niat dan berserah diri jadikan landasan untuk memulai usaha dengan bersungguh-sungguh. Agar apapun hasil dari usaha kita, sukses atau gagal tak terlalu membuat kegoncangan di hati kita. Karena sekali lagi hasil sudah menjadi hal yang kurang penting, karena bisa bersamaNya dalam semua kesempatan hidup kita adalah sebuah rejeki yang tak terkira.</p>
<p>Wallahua’lam</p>
<p>26 Ramadhan 1432 H/ 26 Agustus 2011</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/551/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=551&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-26-27/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji Al Hikam : 25</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-25/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-25/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 08:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[Pinta tiada tertahan selama engkau memohon kepada Tuhan. Namun pinta tiada mudah bila pada dirimu sendiri engkau berserah. Al Hikam : 25 Seperti mengulas awal-awal ayat Al Hikam, amalan kita tak akan mampu membeli karunia Allah, tak akan pernah cukup. Bila kita tetapi jalanNya, segalanya akan terasa mudah. Mudah bukan berarti selalu berhasil dengan keinginan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=548&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Pinta tiada tertahan selama engkau memohon kepada Tuhan. Namun pinta tiada mudah bila pada dirimu sendiri engkau berserah.</em></p>
<p align="center"><em>Al Hikam : 25</em></p>
<p align="center"><span id="more-548"></span></p>
<p>Seperti mengulas awal-awal ayat Al Hikam, amalan kita tak akan mampu membeli karunia Allah, tak akan pernah cukup. Bila kita tetapi jalanNya, segalanya akan terasa mudah. Mudah bukan berarti selalu berhasil dengan keinginan kita, tapi lebih kepada kadar keikhlasan kita untuk menikmati ketetapanNya atas takdir kita.</p>
<p>Baik dan buruk hasil sudah tak penting lagi, susah senang sudah tak mampu kita bedakan, sedih bahagia sudah menjadi bagian atas cinta kita padaNya, hidup dan mati hanyalah akan menjadi proses peningkatan cinta kita, bahkan surga dan neraka sudah bukan hal yang mampu mengusik cinta kita padaNya.</p>
<p>Sebaliknya kalau kita hanya tetap akan mengandalkan kekuatan amalan kita, sudahlah …akan capek sendiri, akan merasa bego sendiri, lama-lama bisa gila sendiri. Amalan itu sungguh tidak penting dimata allah, tanpa niatan untuk menujuNya. Amalan yang hanya diniatkan untuk membeli pinta kita, ah sudahlah, itu sungguh memalukan bahkan menjijikkan, malu saya sama Gusti Allah.</p>
<p>Dan biarkan cinta ini terus menyelusup dalam sel-sel terkecil dalam tubuh kita, biarkan cinta ini menemukan muaranya, biarkan cinta ini terus menyemesta dalam jalinan hatin dan ruh kita, Allah…Alllah….Allah…</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wallahua’lam</p>
<p>26 Ramadhan 1432 H/ Jum’at 26 Agustus 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/548/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=548&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/26/mengaji-al-hikam-25/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji Al Hikam : 24</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/24/mengaji-al-hikam-24/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/24/mengaji-al-hikam-24/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 01:33:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[bekal akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[mengaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[Selama engkau berada di dunia ini, janganlah terkejut dengan adanya penderitaan. Sesungguhnya penderitaan muncul hanyalah karena memang menjadi sifat pantasnya atau karakter aslinya. Al Hikam : 24 Adakah yang mampu membuat kita menderita di dunia bila Allah selalu bersama kita? adakah yang layak membuat kita sengsara bila hati kita sudah bersamaNya? Jadi memang sudah semestinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=544&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Selama engkau berada di dunia ini, janganlah terkejut dengan adanya penderitaan. Sesungguhnya penderitaan muncul hanyalah karena memang menjadi sifat pantasnya atau karakter aslinya.</em></p>
<p align="center"><em>Al Hikam : 24</em></p>
<p><span id="more-544"></span></p>
<p>Adakah yang mampu membuat kita menderita di dunia bila Allah selalu bersama kita? adakah yang layak membuat kita sengsara bila hati kita sudah bersamaNya? Jadi memang sudah semestinya segala yang ada didunia ini tak pantas untuk membuat kita sedih atau pun sengsara. Berjanjilah untuk selalu bersama cintaNya, kapanpun, dimanapun, dan dalam keadaan apapun.</p>
<p>Perasaan sedih, bahagia hanyalah sematan perasaan saja, bukan inti dari rasa.</p>
<p>Wallahua’lam</p>
<p>24 Ramadhan 1432 H/ 24 Agustus 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/544/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=544&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/24/mengaji-al-hikam-24/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji AlHikam : 23</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/23/mengaji-alhikam-23/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/23/mengaji-alhikam-23/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 01:52:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[bekal akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[mengaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=539</guid>
		<description><![CDATA[Jangan menunggu hingga habisnya gangguan bayang-bayang makhluk, sebab yang demikian itu akan menghalangimu dari wawas diri kepadaNya dalam tahapan dimana engkau Dia tempatkan. AlHikam : 23   Terkadang dalam perjalanan pencari Tuhan (salik), mereka menemukan hal-hal entah menggiurkan ato justru hal-hal yang menakutkan. 2 hal itu sama-sama harus disikapi dengan cerdas. Kepada hal-hal yang menyenangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=539&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Jangan menunggu hingga habisnya gangguan bayang-bayang makhluk, sebab yang demikian itu akan menghalangimu dari wawas diri kepadaNya dalam tahapan dimana engkau Dia tempatkan.</em></p>
<p align="center"><em>AlHikam : 23</em></p>
<p> <span id="more-539"></span></p>
<p>Terkadang dalam perjalanan pencari Tuhan (salik), mereka menemukan hal-hal entah menggiurkan ato justru hal-hal yang menakutkan. 2 hal itu sama-sama harus disikapi dengan cerdas. Kepada hal-hal yang menyenangkan jelas akan amembuat sang salik akan terbuai , tergiur sehingga melenakan bahkan menggelincirkan kita dari tujuan utama. Atau hal-hal yang mengerikan yang dijumpai dalam perjalanan tadi akan membuat ciut nyali kita, membuat kita takut melangkahkan kaki lagi, ngambeg, pundung, yang akhirnya menghentikan langkah pencarian Kesejatian.</p>
<p>Jadi berhati-hatilah bila dalam pencarian Kesejatian, hal-hal diatas hanyalah batu ujian, bahkan bisa jadi batu sandungan bagi kadar cinta kita. Mereka hanyalah makhluk-makhlukNya, yang terkadang bila kita tak hati-hati akan menjerumuskan kita ke dalam rimba kesesatan. Lupa dengan tujuan akhir kita untuk menyelami cintaNya. Lupa bahwa yang kita cari bukanlah hal-hal semu yang kita jumpai dalam perjalanan tadi. Naudzubillah!</p>
<p>Berusahalah untuk tetap fokus, memegang konsentrasi untuk senantiasa sambung ‘rasa’ agar hal-hal yang menggganggu stabilitas keyakinan kita akan cintaNya tak mampu mengusik kekhusyu’an kita.  Selalu dalam kesadaran bahwa hal-hal selainNya tak akan pernah mampu mengganggu kita, semoga!</p>
<p>Wallahua’lam</p>
<p>23 Ramadhan 1432 H/ 23 Agustus 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/539/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=539&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/23/mengaji-alhikam-23/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji Al Hikam : 22</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/23/536/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/23/536/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 01:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[bekal akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[mengaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Tiada satu nafas berhembus darimu, kecuali disitu takdir Tuhan berlaku padamu. Al Hikam : 22   Bagi saya ayat diatas itu menggetarkan. Tiada satu nafas berhembus darimu, kecuali disitu takdir Allah berlaku atasmu. Subhanallah…. Lalu masihkah ada setitik sombong yang layak kita pertontonkan, kalau sekedar menyambung nafas kita saja semua pasti atas iradahNya? Entah kenapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=536&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><em>Tiada satu nafas berhembus darimu, kecuali disitu takdir Tuhan berlaku padamu.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Al Hikam : 22</em></p>
<p> <span id="more-536"></span></p>
<p>Bagi saya ayat diatas itu menggetarkan. Tiada satu nafas berhembus darimu, kecuali disitu takdir Allah berlaku atasmu. Subhanallah…. Lalu masihkah ada setitik sombong yang layak kita pertontonkan, kalau sekedar menyambung nafas kita saja semua pasti atas iradahNya? Entah kenapa tiba-tiba saya nangis ngguguk…..nangis saya….tersungkur….</p>
<p>***</p>
<p>Jikalau hati dan jiwamu telah tergadai untukNya..</p>
<p>Apakah patut engkau masih mengharap SelainNya?</p>
<p>Jikalau Cintamu telah melebur dalam keabadian</p>
<p>Apakah patut engkau mengharap Cinta SelainNya?</p>
<p>Jikalau Rindu abadi telah memerdekakanmu dari rindu-rindu sepotong,</p>
<p>Masihkah patut engkau mengharap rindu yang lain?</p>
<p>Jikalau mata batinmu telah jelas melihat terang,</p>
<p>Akankah masih kau hadapkan hati dan jiwamu pada lorong kegelapan?</p>
<p>Masih sanggupkah engkau?</p>
<p>Masih merasa teraniayakah engkau?</p>
<p>Masih merasa tersisihkah engkau?</p>
<p>Jika hakikat mata batinmu telah merdeka bersama Cahaya Keindahan yang sejati</p>
<p>Masihkah engkau akan mati?</p>
<p>Jika mati menjadi jalanmu untuk perjumpaan dengan kekasih dan Cintamu?</p>
<p>Masihkah engkau sepi,</p>
<p>Jika hatimu adalah lintasan kemesraan pada Cintamu?</p>
<p>Masihkah engkau ragu dan kembali ragu?</p>
<p>Jika semua telah jelas terbentang dihadapanmu.</p>
<p>Tidakkah cinta itu telah merampas seluruh jiwamu?</p>
<p>Tidakkah suara-suara itu telah menulikan telingamu?</p>
<p>Tidakkah rasa itu membuatmu dalam keterjagaan Tak Terbatas?</p>
<p>Masihkah ada yang mampu mengalingimu dari selainNya?</p>
<p>Sekali-kali tidak bukan?!</p>
<p>Tetapilah jalanmu sebagaimana selama ini engkau selalu meyakini,</p>
<p>bahwa janjiNya pasti dan pasti benar.</p>
<p>Jangan pernah sedih,</p>
<p>Jangan pernah terluka,</p>
<p>karena sesungguhnya sesuatu yang selainNya</p>
<p>tak pantas dan tak layak untuk membuatmu terluka</p>
<p>apalagi membuatmu sangat terhina.</p>
<p>Ada Ia yang akan senantiasa merengkuhmu dalam PelukNya</p>
<p>Ada Ia yang selalu menguatkan dengan CintaNya</p>
<p>Ada Ia yang selalu memelukmu dengan KemulianNya</p>
<p>Ada Ia yang selalu memandangmu dengan tatapan Kasih SayangNya</p>
<p>Ada Ia yang selalu menerangimu dengan Keindahan CahayaNya.</p>
<p>Merdekalah bersama Semesta Raya…..</p>
<p>23 Ramadhan 1432 H/Selasa 23 Agustus 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/536/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=536&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/23/536/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji Al Hikam : 21</title>
		<link>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/19/mengaji-al-hikam-21/</link>
		<comments>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/19/mengaji-al-hikam-21/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 05:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siu Elha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alhikam]]></category>
		<category><![CDATA[bekal akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[mengaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahayabintang.wordpress.com/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Engkau meminta dari Allah berarti menuduhNya. Engkau meminta kepadaNya berarti mengumpatNya. Engkau meminta kepada selainNya berarti engkau tak punya rasa malu kepadaNya. Dan engkau meminta dari selainNya berarti engkau jauh darinya. Al Hikam : 21 Ayat ke 21 al Hikam diatas Atha’illah banget, kekuatannya ada pada ironinya, dan saya sangat menyukainya karena begitu menohok ulu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=532&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Engkau meminta dari Allah berarti menuduhNya. Engkau meminta kepadaNya berarti mengumpatNya. Engkau meminta kepada selainNya berarti engkau tak punya rasa malu kepadaNya. Dan engkau meminta dari selainNya berarti engkau jauh darinya.</em></p>
<p align="center"><em>Al Hikam : 21</em></p>
<p><span id="more-532"></span></p>
<p>Ayat ke 21 al Hikam diatas Atha’illah banget, kekuatannya ada pada ironinya, dan saya sangat menyukainya karena begitu menohok ulu hati saya!. Membacanya membuat saya jadi mualuuu soro! Betapa seringnya kita premanin Allah. Meminta kepadaNya dengan nada menodong! ‘Ya Allah aku kan sudah baik sama si anu, saya sudah nyumbang masjid sekian juta, saya sudah pelihara anak yatim, kenapa kok aku masih begini-begini saja, malah yang aku tolong sekarang kehidupannya sudah lebih baik dari aku!’ Betapa seringnya kita berlaku tak sopan kepada Allah. Tingkah kita tak lebih sebagai pengamen. Pengamen saja terkadang masih mempunyai kesopanan kepada yang memberinya receh, lha kita kadang kebablasan menjadi preman, itu yang menyedihkan!</p>
<p>Yang lebih soro lagi kalau todonagn kita kepadaNya ‘tidak mendapat tanggapan’ lalu kita malah lari kepada hal-hal selainNya. Habis dah kita!</p>
<p>Yang terjadi adalah kesabaran kita yang nisbi sekali. Padahal kita sudah menyadari, kita sudah tahu ilmunya, namun ternyata hati kita masih saja tertutupi dengan hal-hal remeh temeh. Kita lebih mengharapkan ‘a gift’ dari Allah, daripada kemuliaan cintaNya.</p>
<p>Padahal justru kesabaran kita dalam menunggu itulah nilai tertinggi dihadapan Allah. Bila kita bersabar atas kehendakNya, maka keadaan apapun sudah menjadi kurang penting, ‘a gift’ sudah bukan hal yang menyilaukan mata zahir kita, karena mata zahir tadi telah tertutupi oleh pesona cintaNya yang absolut dan tanpa batas. Kenikmatan seperti itu yang akan lebih membuai mata batin kita! Semoga!</p>
<p>Wallahua’lam</p>
<p>18 Ramadhan 1432 H/ 18 agustus 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cahayabintang.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cahayabintang.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cahayabintang.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cahayabintang.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cahayabintang.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cahayabintang.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cahayabintang.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cahayabintang.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cahayabintang.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cahayabintang.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cahayabintang.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cahayabintang.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cahayabintang.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cahayabintang.wordpress.com/532/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cahayabintang.wordpress.com&amp;blog=1267089&amp;post=532&amp;subd=cahayabintang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahayabintang.wordpress.com/2011/08/19/mengaji-al-hikam-21/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a53ae7e1bab0bd1dbca91295285502f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cahayabintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
