Dik, Menyesalkah Kamu Menikah Denganku?


Kalimat itu kudengar dari mulut suamiku tadi malam. Ditengah-tengah kantuk yang mulai menyerang. Aku nggak menjawab, hanya suara merajuk dan merapatkan pelukanku. Dan pagi ini pertanyaan itu mengusikku, “Dik menyesalkah kamu menikah denganku?”
jika kalimat itu ditanyakan padaku jawaban itu pasti…

Apa yang bisa kusesalkan dari suami sebaik kamu?

Apa yang bisa kusesalkan dari suami seperhatian kamu?

Apa yang bisa kusesalkan dari suami pecinta sepertimu?

Apa yang bisa kusesalkan dari anugerah terindah sepertimu?

Pertanyaan selanjutnya adalah…

Jika pertanyaan itu ganti kulontarkan kedia apa jawabnya ya?

(nggak ah… takut jawabnya nggak sesuai impian….)

Dipuncak Tangkuban Perahu itu Allah memilihmu untuk mendampingiku.

Semua terasa indah, walaupun bukan obralan kata cinta yang senantiasa kauhamburkan padaku. Namun perhatian dan sikapmu cukuplah itu menjadi jawaban atas tanyaku akan cintamu

Semua terasa nikmat walaupun tak pernah sanjung kata kau layangkan padaku, karena memang semua itu tak perlu. Dengan melihat bahasa tubuhmu aku tahu dan yakin bahwa engkau menikmati setiap detik kehidupan kita.

Semua terasa indah, ketika kerajaan cinta ini kita bangun atas dasar cinta, cinta pada yang mempunyai segala cinta. Walaupun emas permata tak pernah kau sematkan di tubuhku, namun dua malaikat yang kau hadirkan atas gelora buah cinta kita, cukuplah itu menjadi perhiasan dunia yang tak ternilai oleh apapun juga.

Semoga usiamu menjadi usia yang penuh manfaat

Semoga hidupmu adalah kesuksesan…

Sukses untuk agamamu dunia akhirat

Sukses untuk keluargamu,

Sukses untuk sesamamu..

Bi Barakatillah, 12 Juli 2007

Aku (Mas Gangga dan Adek Gautama)  yang senantiasa mencintaimu, itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendo’akan keselamatan dan kebarakahan hidupmu…..

Catatan kecil di miladmu yang ke-37

Iklan

  1. assalamu’alaikum..
    buat bu siwi: kenapa apa engga ditanyain langsung ke aa? semoga menjadi keluarga yg ma wadhah wa rohmah. semakin cinta suami dan keluarga
    buat aa bu siwi..selamat ulang tahun..semoga panjang umur ..murah rejeki..dlllllll. amin..
    wasaalamu’alaikum

  2. Hmm… di Tangkuban Perahu waktu itu aku memikirkan dia yang sampai sekarang belum pernah jadi istriku.




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: