Arsip untuk Januari, 2008


Berikut saya postingkan pengumuman hasil Lomba IBC (Inspiring Blog Competition) 2007. Ini postingan yang sedikit narsis narsis sebenarnya menunjukkan kurang pedenya seseorang sehingga harus berkoar-koar kepada orang lain untuk menunjukkan kebaikan/keberhasilannya. Walaupun belum jadi juara umum karena memang belum layak, harus puas dengan 4 artikel yang lolos di kompetisi ini. Maka silahkan menikmati postingan narsis dari saya : Lanjut Baca »


Masih  cerita tentang seputar Sekolah Mas Gangga (jangan bosen ya) ada cerita yang sedikit tercecer. Karena saya banyak belajar dari sana, dari Ustadzah-ustadzahnya, dari anak-anak, dari dunia penuh warna mereka, belajar tentang kemurnian nilai-nilai dengan penuh ketakjuban.
Awalnya ketika hari Sabtu itu Buku Penghubung Sekolah MAs Gangga memberi  catatan dengan banyak symbol tanda seru dari Ustadzah, jadi dapat kupastikan bahwa masalah Mas Gangga di sekolah sedikit “gawat”. Sebenarnya informasi yang tertulis hampir sama dengan 2 minggu terakhir ini. Laporan bahwa Mas Gangga tidak mau ikut kegiatan di kelas dan rajin main sendiri diluar, bahkan terakhir-terakhir ini diikuti 2 teman lainnya. Jika ditanya, dengan tanpa dosa mereka menjawab kompak “Lo kami juga berkegiatan kok!” Hmhh…nyengir kuda asli! Lanjut Baca »


Karena tahun depan saya punya hajat (halah) untuk meneruskan jenjang sekolah Mas Gangga ke SD , maka mulai saat ini bahkan bulan-bulan kebelakang kemaren saya sibuk mencari info seputar Sekolah Dasar. Dari Beberapa Sekolah Swasta Unggulan (mis. : Al Falah, Muhammadiyah Pucang, Al Hikmah, Al Azhar, SDI Luqman Al Hakiem, SAIM, dll) yang ada di Surabaya, rata-rata biaya masuk SD kurang lebihnya sbb.: Uang Pangkal rata-rata kisaran 5 s/d 7 Juta, SPP perbulan rata-rata 500 ribu (termasuk uang makan, karena semua menganut full day school). Ada SPP yang kisaran dibawahnya, bahkan separonya tapi itu belum termasuk uang makan jadi jatuhnya juga hampir sama gitu. Ditambah ada Tes Penerimaan Siswa Baru, selain usia yang juga menjadi pertimbangan juga ada yang mewajibkan tes Baca dan Tulis. Hmmhh… sekolah yang bagus, dengan kurikulum sangat ideal alias membumi dan melangit ternyata sangatlah mahal. Memang betul , “Ono rega ono rupa” (baca : Ada harga ada kualitas). mau lanjut?