Arsip untuk Mei, 2008


ini adalah daftar donasi buku yang bisa dipilih oleh para jawara Penulisan Artikel “KArtini Di Mata Supermoms” Ditunggu konfirmasinya ASAP (As Soon As Possible) Lanjut Baca »

Iklan

Pengumuman ini untuk mengakomodasi teman-teman yang menjadi pemenang dalam ajang ini, mungkin dalam seminggu akan saya del saja.., jadi segera temen-temen untuk mengkonfirmasi judul buku yang diinginkan sesuai aturan main. Demikian dari panitia. Lanjut Baca »


Ali dalam cerita Children of Heaven pernah menangis karena dia yang menginginkan hadiah sepatu dalam perlombaan Lari Marathon, ternyata dia menjadi juara I yang hadiahnya bukan sepatu. Ali tidak menginginkan juara ia hanya menginginkan sepatu karena selama ini ia harus bergantian dengan adiknya yang sekolah masuk pagi sementara dia masuk siang. Untuk mendapatkan sepatu ia harus menjadi juara kedua. Dan betapa gelo-nya (kecewa) Ali karena ternyata menjadi juara pertama, dan hadiah sepatu melayang. Seperti itu pula ketika saya sangat menginginkan Buku Andrea Hirata yang daftarnya rajin di posting Nopi untuk hadiah Lomba Menulis 1001 Ramadhan Eska. Cuma bedanya kalau Ali jadi Juara I saya jadi Juara Buncit sehingga Cuma dapet satu Buku. Lanjut Baca »


Siang itu Mas Gangga pengen berenang, sebenarnya banyak agenda hari ini, apalagi pesenan kue buat besok perlu persiapan lumayan, tapi it’s okeylah buat Mas Gangga dan Adek apa sih yang enggak? Apalagi sudah lama mereka nggak berenang. Kenjeran Water Park jadi pilihan kami, selain deket juga murah, dan yang penting nih, cocok buat kantong kami. Cuma malesnya kalau hari libur gini pasti rame. Apalagi karena ini acara dadakan kami baru bisa berangkat jam 10 an pagi. Padahal biasanya kalau ada rencana renang jam 6 pagi udah berangkat, selain airnya masih bersih juga belum terlalu rame. Yang ingin saya ceritakan bukan acara renang kami yang pasti asyiknya, apalagi adek dapet hadiah pelampung renang yang ada bantalnya, namun saya tertegun dengan cerita Mas Gangga dalam perjalanan kami ke Kenjeran. Lanjut Baca »

Aku Sayang Bunda!


Siapa tak kembang kempis hidungnya mendengar kalimat itu keluar dari mulut kecil seorang anak yang belum genap 3 tahun. Gautama Hutsuroyya, nama anak kedua saya, yang seminggu terakhir ini sering menggaungkan kalimat sakti itu “Aku Sayang Bunda “. Lanjut Baca »


Mitos menantu versus mertua memang hampir melegenda. Banyak sekali contoh kasus dimana menantu selalu berseberangan dengan mertua, terutama jika menantu itu adalah istri anaknya alias menantu perempuan. Untuk menantu laki-laki agak jarang ditemukan kasus sebanyak menantu perempuan. Entah kenapa. Saya tidak membahas hal ini, tapi satu hal menarik , justru mitos menantu versus mertua ini tak pernah saya jumpai dalam kehidupan rumah tangga kami. Lanjut Baca »