Arsip untuk Juni, 2009


Jembatan Suramadu

Sebenarnya kalau disurvey oleh lembaga survey yang kredibel, mungkin saya termasuk orang yang paling sering melewati kawasan Suramadu. Sejak mulai pembebasan tanah, hingga pembangunan sampai akhirnya diresmikan SBY, saya orang yang sangat setia untuk melewati akses Suramadu. Bukan karena fanatik, namun karena lokasi Jembatan Suramadu dekat dengan kantor, dan aksesnya lebih dekat dan mudah untuk mencapai rumah. Jadilah saya setiap hari melewati akses Suramadu dan menikmati setiap proses pembangunannya. Lanjut Baca »


Dulu saat saya pertama kali membaca buku berjudul “17 Anugerah Terindah Untuk Orang Tua” (kalau tidak salah ketik) terbitan Kaifa pengarangnya saya lupa, ada sebersit tanya, mosok se?. Jadi buku itu menceritakan tentang sebuah fakta bahwa anak-anaklah yang banyak memberi kepada orangtuanya, bukan orang tua yang banyak memberi kepada anak. Didalamnya juga diberikan contoh-contoh konkret pemberian apa yang bisa dilakukan oleh anak-anak kita. Buku yang sangat menyentuh walaupun saat itu saya belum menemukan esensi yang pas, karena saya membacanya ketika saya masih belum menikah, belum mempunyai anak-anak. Buku itu sejujurnya sangat menginspirasi paradigma saya tentang anak-anak. Buku itu mengajari saya seni menggali ‘pemberian’ anak-anak kepada orangtuanya. Dan sekarang saya sampai pada sebuah kesimpulan, buku itu benar! Bahwa anak-anaklah yang banyak menyentuh saya, menyentuh kesadaran terdalam dari hati saya. Menemukan sebentuk cinta yang begitu bening, begitu indah. Pelajaran-pelajaran kecil yang mungkin bagi orang lain tak berarti apa-apa, tapi dari buku itu saya belajar bagaimana menangkap esensi suatu kejadian menjadi pelajaran penuh cinta. Seperti kejadian malam itu. Lanjut Baca »