Senja Untuk Abah


Bukankah ada angin yang membawa rasa…

Dalam setiap bait-bait rinduku untukmu…

Bukankah ada rasa terbalut dalam cinta…

Dan membingkai rintihan disetiap doaku

Hanya untukmu…

Namun rindu tetaplah akan menjadi rindu…

yang membelenggu dalam cawan candu…

Senja ini ijinkan aku mengurai jalinan pekat rinduku untukmu…

Dalam rangkaian bulir-bulir dzikir tasbihku…

Semoga engkau baik-baik saja dipelosok sana…

Dan maafkan aku yang tak kuasa untuk bisa sekedar pulang….

Memelukmu, membaui aroma tua ditubuhmu…

Menggenapi segala rinduku…

Bersimpuh di kakimu, memohon segala khilafku…

Abah,  hanya sepotong hati ini yang tahu betapa rindunya dia padamu,

Dan betapa dia tak kuasa selain mendengar sayup-sayup suaramu ..

Dan hanya dia dan Dia yang tahu alasan untuk tak segera bersua denganmu…

Walaupun pintaku hanya sederhana saja…

mencium takzim tanganmu  yang penuh dengan azimahmu…

Abah sungguh maafkan aku….

Ujung, 05.04.10

Iklan

  1. Ifan abu kalma

    ya rabb…gergetar jiwa saya baca tulisan ini…
    semoga engkau berikan kesehatan dan kebaikan bagi abah dan umi di sana…maafkan ananda yg tak bisa pulang ramadhan tahun ini.

    Salam kenal mas/mbak tulisannya bagus banget..thanks.

    salam ifan abu kalma
    Alruwais,Abudhabi.UAE.




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: