Mengaji Al Hikam (9)


Amal itu beragam, lantaran beragamnya keadaan yang menimpa hati.

Al Hikam : 9

Ketika dalam sebuah jamaah sholat, semua berdiri bertakbir, ruku’ I’tidal, sujud, duduk, bersama-sama. Tapi percayakah panjenengan bahwa bisa jadi catatan malaikat bisa tidak sama nilai satu dengan jamaah yang lain. Saya meyakininya ‘ya!’. Lalu apa yang membedakan wong mereka berangkat bersama-sama dan salam bersama-sama? Memang dengan melhat gerakan mereka yang seragam, tentu memang tak bisa membedakan, tapi gerakan hati siapa tahu? Ya niat di hati yang menjadi kunci dari amalan.

Dari niat yang terbetik dari hati sanubari tadi, akan menentukan seberapa berat timbangan amal kita di hadapan Allah. Sehingga amal-amal kita menjadi berbeda-beda menurut kadar niatan kita sebelumnya.

Jadi berhati-hatilah dengan niat karena akan menentukan. Semakin simpel niat insyaallah akan semakin mudah bagi kita. Niatkan saja ‘karena Allah, titik!’ Karena kalau berpanjang niat, ‘aku niat sodaqoh kalau tanah ini sudah laku terjual,” jelas terlihat perbedaannya.

Berhati-hatilah dengan niat, karena niat akan menentukan kebeningan kadar hati kita, yang pada gilirannya akan menentukan berat ringannya amalan kita di mata Allah.

 

Wallahua’lam

9 Ramadhan 1432 H./Selasa, 9 Agustus 2011

 

 

Iklan



    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    w

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: