Archive for the ‘coretanku’ Category


 

Passion ki opo to Yu? Kira-kira kalau saya terjemahkan bebas passion itu ‘klangenan’ (translate bahasa Indonesianya apa ya?) atau semacam gairah akan sesuatu *haishh Lanjut Baca »

Iklan

Malam itu barangkali menjadi puncak kewarasan saya sebagai seorang Ibu. Setelah hampir 2 bulan harus dijejali dengan laporan perkembangan anaknya yang ‘tidak baik’. Lanjut Baca »


Terlihat seorang bocah memakai rompi biru tua seragam sekolahnya dengan dua peniti besar untuk mengancingkannya, dan simak percakapan mereka : Lanjut Baca »


Saya hanya ingin menandai saja bahwa hari ini istimewa, karena tanggal 29 Februari hanya akan muncul 4 tahun sekali.

Happy Kabisat, Semoga Barokah

(mungkin psotingannya akan dipikirikan belakangan hehehehe…:)


Sebenarnya hubungan kami kalau dibilang dekat, sangat tidak. Jauhhh malah. Juarangg sekali ketemu, kalaupun ketemu ngobrolnya juga tidak sampai pada hal-hal detil. Tapi entahlah, tugas hati memang untuk memilih. Dan hati saya mencintainya sejak dulu. Entah dia tahu atau tidak, bagiku itu tak perlu. Lanjut Baca »


Setelah membaca Novel ‘Menatap Punggung Muhammad, saya memang sangat terpesona oleh Muhammad, dan saya teringat kisah ini, semoga ada manfaat dan barakahnya….

Allahumma Amin

Lanjut Baca »


Saya kemaren dapet kiriman buku yang segambreng banyaknya dari mbak yang baek hati dan tidak sombong. Salah satunya adalah novel dengan judul, ‘Menatap Punggung Muhammad. Di imel tadi si mbak cerita detil gimana akhirnya buku itu bisa sampai ke tangan saya, dan saya nangis lagi.

Kalau saya bertanya apa yang sampeyan rasakan mendengar judul itu?

Lanjut Baca »


Pernahkan panjenengan menyadari bahwa Tuhan menciptakan tiga keadaan kepada kita?

Lanjut Baca »


Bila engkau merindukan Baytullah

Maka Ka’bah ada di depan matamu

Maka engkau tengah menyempurnakan putaran thawaf

Maka engkau tengah memperjalankan Sa’i

Maka engkau tengah melebur dalam dzikir di luasnya Padang Arafah

Maka engkau tengah membuang nafsu pada Lemparan Jumroh

Maka engkau tengah menyempurnakannya dengan tahallul

 

Bila engkau merindukan Baytullah

Maka engkau tengha khusyu’ dikedalaman do’a tempat mustajabah, engkau tengah memeluk Hijr Ismail, engkau tengah tenggelam dalam pengampunan dosa di Babut Taubah, engkau tengah membuka pintu langit di Multazam, engkau tengah ekstase dengan wanginya Hajar Aswat, engkau tengah menikmati kesegaran Zam-zam, engkau tengah khusyu dalam kemagisan di Masjid Ijabah.

 

Bila engkau merindukan kekasih sejati,

maka engkau tengah tersungkur di Raudhah, melepas rindu pada Sang Lelaki Pilihan, Muhammad Rasulullah, Salam mu’alaika Yaa Rasulullah, Salamu’alaika Yaa Habiballah….

 

Bila engkau merindukan Baytullah

Maka semesta akan membuka langit dan penuhilah panggilanNya ..

Labbaik Allahumma Labbaik…

Labbaikalaa Syarikalaka labbaik

Innal hamda wani’mata lakawalmulk laa syarikala

 

Akhir Ramadhan 1432 H

 


Istirahatkan dirimu dari mengatur urusanmu, karena segala yang telah diurus untukmu oleh “Selainmu”, tak perlu engkau turut mengurusnya.

Al Hikam : 4

Lanjut Baca »