Archive for the ‘Perjalanan Cintaku’ Category


Bagaimanakah hati dapat bersinar sementara gambar dunia terlukis dalam cerminnya? Atau, bagaimana hati bisa berangkat menuju Allah kalau ia masih terbelenggu syahwatnya? Atau bagaimana hati akan antusias menghadap ke hadirat Allah bila ia belum suci dari ‘janabah’ kelalaiannya? Atau bagaimana hati mampu memahami kedalaman misteri gaib padahal ia belum bertobat dari kesalahannya?

Al Hikam : 13

Lanjut Baca »

Iklan


Pendamlah wujudmu dalam ‘tanah’ tak dikenal, karena sesuatu yang tumbuh dari benih yang tak ditanam (terlebih dahulu) buahnya tiada sempurna.

Al Hikam : 11

Lanjut Baca »



Amal itu kerangka yang mati, dan ruhnya ialah keikhlasan yang ada padanya.

Al Hikam : 10

Lanjut Baca »


Jika Allah membukakan pintu makrifat bagimu, jangan hiraukan mengapa itu terjadi, sementara amalanmu amat sedikit. Allah membukakannya bagimu hanyalah karena Dia in gin memperkenalkan diri kepadamu. Tidakkah engkau mengerti bahwa makrifat itu adalah anugerahNya kepadamu, sedangkan amal adalah pemberianmu? Maka betapa besar perbedaan antara persembahanmu kepada Allah dan karuniaNya kepadamu!

AlHikam : 8

  Lanjut Baca »


Bila kau Mampu menjadi Cahaya

Lanjut Baca »


Ketika rapuh tengah melepuh

Bukankah ada cinta untuk menambatkan sauh

Ketika gamang menghadang

Bukankah ada cinta tempat pijak berpegang

Ketika buih memudar harap

bukankah cinta pengumpul genap

enyah…enyahlah rapuh

enyah…enyahlah gamang

mari..mari satukan harap

dalam satu tarikan nafas

nafas cinta….


Musuh utama cinta bukanlah selingkuh, uang, atau yang lainnya, namun sang waktulah yang akan menjadi kendala utama. Menaklukkan cinta seseorang yang diidamkan tentulah sebuah gengsi tersendiri, sebuah prestasi yang tak kecil, namun pencapaian itu masih terasa biasa karena ada yang lebih berat yaitu melawan sang waktu untuk mempertahankan cinta tetap indah seperti sedia kala. (inspired by tulisannya) Lanjut Baca »


Kau takkan pernah melihat kedalaman & ketulusan cintaku pdmu dihatiku krn cintaku tak berada disana, namun lihatlah di kedalaman mata hatimu kau akan melihatku tengah khusyu’ berdzikir utk keselamatan, keberkahan,&kesuksesanmu, selamat ulang tahun panjang umurlah dlm kemanfaatan & kebarakahan. Lanjut Baca »


Kecenderungan wanita adalah suka dengan pemberian berupa “gift” itulah kenapa Tuhan menyematkan Surga dikakinya hatta kaki itu penuh daki dan jamuran…

Dan kecenderungan laki-laki adalah memanage sesuatu, sok ngatur-ngatur, sok memimpin dan itu adalah fitrah dari sononya, maka Tuhanpun membekalinya dengan Jubah untuk menjadi Branch Manager of The Godness Kingdom, itulah kenapa dalam ajaran agama saya, laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita… Lanjut Baca »


Saat saya mengandung Gautama, anak keduaku, saya pernah mengikuti sebuah seminar keluarga di Hotel Shangrila. Dalam seminar itu saya merasa mendapatkan banyak ilmu, dari pembicara pertama hingga pembicara terakhir. Dr Ton, dokter obgyn yang cukup senior di Surabaya membuka seminar dengan gaya dagelannya yang khas, tapi justru dengan gayanya itu ilmu yang disampaikan kepadaku menjadi mancep. Sesi kedua diisi oleh seorang psikiatri Dr. Josephin –kalau tak salah-. Beliau menjelaskan tentang perkembangan anak dengan segala problematika yang sering muncul, dan mencari solusi jitu menghadapi permasalahan tersebut dari sisi psikologi. Beliau ini sempat membuatku iri dengan slide-slide hasil karya anak-anaknya bahkan ungkapan-ungkapan cinta si anak buat mamanya. Menyentuh sekali! Sempat terpikir “Kapan ya dapat surat begituan dari anakkku!