Arsip untuk November, 2008


Alkisah tersebutlah seorang penjual kue Lumpia, Pak Bejo namanya. Ia juga seorang pengajar ngaji anak-anak kecil di sekitar rumahnya. Ia menempati rumah atau lebih tepat disebut kamar kos-kosan sempit, kira-kira berukuran 3 m2. Di kamar itulah dia hidup dengan istri tercintanya. Tempat ia tidur, masak, dan  sekaligus juga digunakan sebagai tempat mengaji anak-anak kecil disekitar tempat tinggalnya. Karena tempat yang sangat sempit itu membuat anak-anak sebelum mengaji harus meminggirkan peralatan yang berada di tempat tersebut. Namun mereka enjoy saja dengan keadaan tersebut.

Suatu hari Pak Bejo berkata pada Istrinya, “ Bune seandainya kita bisa membeli tanah di gang depan itu, mungkin anak-anak akan lebih nyaman mengajinya, Kadang saya kasihan melihat anak-anak harus berhimpitan saat mengaji.”, angan-angan Pak Bejo. Tanah yang dimaksud adalah sebidang tanah kosong milik Pak Haji Ali berukuran 5 x 11 m, berada kurang lebih 50m dari kos-kosannya. Dan apa jawab istrinya ketika Pak Bejo mengutarakan mimpinya, “Alah Pak, uang apa dan darimana buat beli tanah itu?”, sungut istrinya. Pak Bejo hanya diam menanggapi istrinya, dan hati kecilnya membenarkan perkataan istrinya, mengingat pekerjaannya hanya penjual kue Lumpia yang hasilnya hanya pas-pasan buat makan sehari-hari. Lanjut Baca »

Iklan

Judul : Harus Bisa! Seni Memimpin ala SBY
Penulis : DR Dino Patti Djalal Juru Bicara Kepresidenan RI.
Penerbit : Red & White Publishing
ISBN : 978-979-1008-10-5
Ketebalan : 434 lebih.
Lanjut Baca »

Mengantar Sukses


Kesuksesan adalah ketika kita mampu mengantar sukses-sukses orang lain minimal seperti sukses yang kita raih, syukur-syukur bisa lebih hebat dari kesuksesan kita (Helvy Tiana Rosa kurang lebihnya).

Ketika pertama kali membaca kalimat itu di blog HTR ada semacam kecemburuan, kok dia bisa ya mencapai level itu? Kesuksesan bagi kita masih sebatas sukses jadi orang terkenal, sukses menjadi yang terbaik, sukses mendapat komen terbanyak di postingan kita (yeee ngaku ), kesuksesan ketika banyak pujian menghampiri kita, sukses ketika tulisan-tulisan kita bisa menembus media, sukses ketika buku-buku kita terbit, sukses dipuji sebagai ibu yang baik, sukses membeli perabotan yang bagi orang lain masih menjadi barang mewah,  sukses mengerjakan tugas kita dengan hasil ekselen, sukses ketika big bos puas dengan hasil jerih payah kita, hmmmmh…kesuksesan kasat mata yang dapat terukur dan nggak salah. Lanjut Baca »