Posts Tagged ‘cinta’


Cerita pagi ini diawali dari kejadian kemaren. Dan kejadian kemaren adalah hasil dari akumulasi banyak hal. Pertama jam kerja saya yang maju 30 menit lebih pagi, sementara anak-anak malah dimundurkan 30 menit. Jadilah jadawal kami tak sinkron. Saya harus berangkat lebih pagi. Parahnya lagi Suami juga sedang tugas keluar kota, lengkap sudah. Lanjut Baca »

Iklan

Setelah membaca Novel ‘Menatap Punggung Muhammad, saya memang sangat terpesona oleh Muhammad, dan saya teringat kisah ini, semoga ada manfaat dan barakahnya….

Allahumma Amin

Lanjut Baca »


Pernahkan panjenengan menyadari bahwa Tuhan menciptakan tiga keadaan kepada kita?

Lanjut Baca »


Bagaimanakah hati dapat bersinar sementara gambar dunia terlukis dalam cerminnya? Atau, bagaimana hati bisa berangkat menuju Allah kalau ia masih terbelenggu syahwatnya? Atau bagaimana hati akan antusias menghadap ke hadirat Allah bila ia belum suci dari ‘janabah’ kelalaiannya? Atau bagaimana hati mampu memahami kedalaman misteri gaib padahal ia belum bertobat dari kesalahannya?

Al Hikam : 13

Lanjut Baca »



Pendamlah wujudmu dalam ‘tanah’ tak dikenal, karena sesuatu yang tumbuh dari benih yang tak ditanam (terlebih dahulu) buahnya tiada sempurna.

Al Hikam : 11

Lanjut Baca »



Amal itu kerangka yang mati, dan ruhnya ialah keikhlasan yang ada padanya.

Al Hikam : 10

Lanjut Baca »


Amal itu beragam, lantaran beragamnya keadaan yang menimpa hati.

Al Hikam : 9

Lanjut Baca »


Tak terjadinya sesuatu yang dijanjikan, padahal waktunya telah tiba, janganlah sampai membuatmu ragu terhadap janji Allah itu. Supaya, yang demikian tidak mengaburkan pandangan mata batinmu dan memadamkan cahaya relung hatimu.

Al Hikam : 7

  Lanjut Baca »


Tertundanya pemberian setelah engkau mengulang-ulang permintaan, janganlah membuatmu berpatah harapan. Allah menjamin pengabulan do’a sesuai dengan apa yang Dia pilih buatmu, bukan menurut apa yang engkau pilih sendiri, dan pada saat yang Dia kehendaki, bukan waktu yang engkau ingini.

(Al Hikam : 6)

Lanjut Baca »


Kesungguhanmu mengejar apa yang sudah dijamin untukmu dan kelalaianmu melaksanakan apa yang dituntut darimu, adalah bukti dari rabunnya mata batinmu.

Al Hikam : 5

Lanjut Baca »